Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri naruto chapter. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri naruto chapter. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Februari 2013

Alur cerita Naruto Chapter 621

Sebelumnya : Naruto Chapter 620

Flashback yang menceritakan pertarungan mereka dimulai, Hashirama dan Madara. Mereka bertarung, saling serang dengan jutsu andalan masing-masing. Serangan-serangan tersebut bahkan sampai menciptakan ledakan besar yang terlihat dari langit.


Dari ledakkan itu, tampak dua sosok raksasa yang mengerikan. Hashirama berdiri di atas sesosok mahluk yang terbuat dari elemen kayu, hal yang membuat Madara cukup kaget dan berkata, "Ingin menggunakan Mokuton - Gobi no Jutsu untuk melawan Bijuu?"

Madara sendiri duduk di atas sosok yang lebih mengejutkan. Tak hanya sekedar Kyuubi, melainkan Kyuubi yang tubuhnya sudah dilapisi jubah perang. Ya, Madara melapisi Kyuubi dengan Susanoo.

Kamis, 22 Agustus 2013

Naruto Chapter 644.. Rilis minggu depan!!

Selamat siang teman-teman, kita bicarakan mengenai Naruto chapter 644. Sepertinya tidak akan rilis Rabu hari ini. Tidak ada jadwal yang menentu kapan Naruto Chapter akan rilis. Memang Manga Naruto biasanya rilis Hari Rabu dan akan berubah sewaktu-waktu. Dalam hal ini yaitu Naruto 644 jadwalnya akan terganggu mengingat sudah pukul 14:00 Rabu hari ini belum kunjung rilis. Memang Jadwal minggu-minggu ini terganggu karena adanya festifal Obon di jepang.
Banyak info di berbagai Forum Naruto mengatakan minggu ini tidak akan ada Naruto Chapter 644, sungguh kabar yang menyedihkan dan mengecewakan. Beberapa forum Naruto ternama seperti Mangahelpers dan NarutoBase mengatakan tidak ada Naruto Chapter minggu ini.

Senin, 19 Agustus 2013

Fakta dan Pembahasan Naruto Chapter 643


Naruto Chapter 643 Color Deviantart

Naruto Chapter 643 ini bercerita tentang Rencana Obito yang akan memghancurkan seluruh Shinobi yang ada di medan perang saat ini. Ia menciptakan sebuah bunga yang dapat menembakan 4 Bijuudama sekaligus,  lalu ia juga membuat sebuah penghalang yang sangat besar, agar bisa menjebak seluruh aliansi di dalamnya, dan agar Bijuudama itu tidak bisa dialihkan ke tempat lain. Diahalaman terakhir juga terliaht Naruto dan Kyuubi ditubuh Naruto yang sedang toss dengan Minato dan Kyuubi di tubuh Minato. Berikut fakta dan pembahasan Naruto Chapter 643

Kamis, 05 September 2013

Alur cerita Naruto Chapter 645

Sebelumnya : Naruto Chapter 644

Minato: "Aku benar-benar ingin mengobrol denganmu... labih lama lagi."

Naruto: (menjawab dengan tegas) "Laki-laki tidak membuang waktu untuk mengobrol!" Kita sudah melakukannya cukup melalui pandangan! Lagi pula aku sudah... Mendapat kesempatan untuk bertemu dengan chakra ibu..."

(Minato teringat saat ia bersama Kushina sekarat, saat Kuashina juga berkata ingin lebih banyak lagi mengobrol dengan Naruto)
Naruto: "Kau sama dengan ibu! Aku sudah mengerti semua itu! Semua yang ingin kalian katakan padaku!!"

Naruto Chapter 645 - Dua Kekuatan

Kamis, 25 April 2013

Alur cerita Naruto Chapter 628

Sebelumnya : Naruto Chapter 627

Bersama dengan Juubi yang mereka pijaki, Madara dan Obito terus menyerang. "Katon: Gouka Mekkayu!!" Madara menembakkan semburan apinya. "Katon: Bakufuu Ranbu!!!" begitu pula dengan Obito. Meski namanya berbeda, dua serangan api itu tak jauh berbeda, besar dan menyapu habis para shinobi aliansi.

Shinobi aliansi terkena serangan, namun berkat chakra Kyuubi, luka yang mereka alami tidaklah terlalu fatal. "Ukkh... terimakasih." ucap salah seorang shinobi. "Tanpa chakra Naruto, tubuh kami pasti sudah menjadi daging bakar." pikir Chouji.

Madara dan Obito tak berhenti menyerang. Kali ini mereka mengaktifkan RInengan dan Mangekyou Sharingannya. Madara memunculkan Susano'o, sementara Obito menembakkan kunai-kunai dan shuriken dari dimensi lain.




Rabu, 22 Agustus 2012

Alur cerita Naruto Chapter 598




Sebelumnya : Naruto Chapter 597

Sedikit petunjuk mengenai identitas Tobi telah terkuak di chapter sebelumnya. Bagaimana cara kerja jutsunya, kenyataan bahwa dimensi jutsu Tobi terhubung dengan dimensi Kamui Kakashi, juga darimana Tobi mendapat sharingan di mata kanannya. Di Chapter kali ini, akankah Identitas Tobi terkuak sepenuhnya?



Kamis, 29 Agustus 2013

Alur cerita Naruto Chapter 644

Sebelumnya : Naruto Chapter 643

(Minato senang, dalam hati ia bicara pada Kushina)

Minato: "[Naruto kecil kita telah tumbuh, menjadi dewasa dan kuat.. Kushina..]"

(Dan akhirnya kekuatan merekapun digabungkan.)

Minato: "Ayo!!" (teriak)

(Dua belah tubuh Kyuubi juga pada akhirnya akan kembali menyatukan kekuatan.)


Naruto Chapter 644 - Aku Tahu




Jumat, 28 Desember 2012

Alur cerita Naruto Chapter 615

Sebelumnya : Naruto Chapter 614

Naruto telah berjanji untuk tidak membiarkan temannya mati. Tapi pada kenyataannya, satu per satu mereka mati. Bahkan Neji. Naruto terdiam, tak mampu berkata apa-apa lagi.

"Bukankah kau berkata kalau kau tak akan membiarkan kami membunuh temanmu?"
Obito berdiri di kejauhan, "Lihat sekelilingmu, dan coba katakan sekali lagi!!"

Tak hanya Neji, terlihat puluhan anggota shinobi aliansi lainnya tewas tertusuk duri-duri kayu Juubi. Naruto masih terdiam dan shock, sementara Obito terus saja memberinya tekanan, "Aku bilang, coba katakan sekali lagi!! Rasakan tubuh temanmu yang mulai dingin, dan sadarilah ... kematian mereka!!"


Selasa, 11 September 2012

Alur cerita Naruto Chapter 601

Sebelumnya : Naruto Chapter 600

Yang terkuat, Obito dan Madara telah berada di satu medan pertempuran.

"Di-Dia ..."
"Dia adalah ..." Naruto dan yang lainnya kaget saat melihat kemunculan Madara.

"Jadi kau telah menentang Edo Tensei ya" Ucap Obito.

"Tapi, Ngomong-ngomong ..."



Kamis, 26 Juli 2012

Alur cerita Naruto Chapter 595

 Alur cerita Naruto Chapter 595: Awal dari Kehancuran



Sebelumnya : Naruto Chapter 594

Meski dengan chakra yang hanya sebagian kecil dari bijuu ekor delapan dan sembilan, Tobi sudah ingin membangkitkan monster berekor sepuluh. Meski Juubi tak akan bangkit secara sempurna, Tobi beranggapan kalau itu sudah cukup untuk bisa mewujudkan rencana mata bulannya.

"Gwoooh!!!!!" Gedou Mazou berteriak, histeris, mengalirkan darah berwarna merah dari mata demi mata yang ada di kepalanya.


Sementara itu, Naruto yang sempat jatuh kembali berdiri, dalam mode Bijuu, dan memunculkan sebuah bunshin, bersiap untuk menyerang kembali.

"..." Tobi berdiri kokoh, tanpa terlihat gentar sama sekali.

"Naruto!!! Kau sudah mengetahui kekuatannya kan!?" Ucap Kakashi, "Kau harus menyerang ketika tubuhnya padat!! Serangan biasa hanya akan menembus tubuhnya!!!"

"Seperti ketika melakukan serangan balik!!
Kau harus mendekatinya, dan membuat sebuah pembukaan ...
Jangan menggunakan serangan besar!!" Lanjut Guy.

"Aku tahu itu!! Itulah kenapa aku memunculkan bunshin!" Naruto dan bunshinnya terus berlari menuju Tobi, sambil menyiapkan sebuah rasengan. Tampaknya, Naruto sudah memiliki rencana sendiri.

"Aku bisa melakukannya!!" Naruto dan bunshinnya bukan menyiapkan rasengan, melainkan sebuah bijuudama berukuran kecil.

"Bee-san, angkat aku ke atas!" Pinta kakashi, ia juga bersiap dengan sesuatu.

"Lebih baik menghindari serangan langsung" Guy juga bersiap.

"Yeah!!" Hachibi mengangkat kakashi dan kemudian shinobi Konoha itu membuka mata kirinya, "Mangekyou Sharingan!!"

"Chou Mini Bijuudama!!!"

"Soushuuga!!!"

Mereka bertiga sama-sama bersiap untuk menyerang. Naruto dengan bijuudama mini, kakashi dengan Mangekyou Sharingannya, serta Guy mengeluarkan senjata chaku ninjanya.

"Hyaaaah!!!!"

Naruto bersiap untuk menghantamkan bola hitam di tangannya ke Tobi.


Namun sama seperti dugaan, seranga Naruto hanya menembus Tobi ...
Setelah menembus, Tobi bahkan menyerang balik Naruto yang di belakangnya dengan kipas yang ia bawa. Namun, ternyata itu bunshin ...

"Bukan yang asli, seperti dugaanku" Tobi maju menuju Naruto yang asli, bersiap untuk menyerangnya dengan tangan.

Namun tiba-tiba, Guy datang meneyarng dari atas menggunakan chakunya. Tobi terpaksa menghindar dengan membuat dirinya tembus. Dan dengan ini, tangan yang hendak menyerang Naruto juga hanya menembus kepala Naruto.

"Hwaah!!!!" Guy menyerang secara bertub-tubi. Tobi menahan dan kemudian membalas menyerang dengan melemparkan kunai-kunai. Dengan Chakunya, Guy mementalkan semua serangan itu.


"Akan ku mulai denganmu!" Kini sasaran Tobi adalah Guy. pertarungan sengit terjadi antara Guy melawan Tobi. Sama-sama tak mau kalah. Guy menyerang, namun tembus. Dan begitu juga sebaliknya, saat tembus Tobi tak bisa menyerang Guy. Tobi menyerang menggunakan kipas, namun Guy menahan dengan chakunya.

"Keren sekali kau, guru alis tebal!!"

Naruto menyerang dari bawah menggunakan bijuudama mini tadi.

"Bagus!" Pikir Kakashi. "Sepertinya jumlah chakra itu sudah cukup ...
Maaf, tapi aku yang akan menangani Gedou Mazounya, Kamui!!" Kakashi berniat untuk menghisap patung Gedou Mazou menggunakan kemampuan mangekyounya.

"!!!" Tobi tersentak.

"Kalau aku memutus lehernya, akankah dia bisa bertahan?" Pikir Kakashi yang terus berusaha.

"!!" Tobi menghindari serangan Naruto. "Jangan terlalu optimis!!"

Kepala Gedou Mazou yang mulanya hampir terhisap kembali seperti semula.

"!!?" Kakashi kaget tak percaya, "Bagaimana bisa? Jangan bilang ..."

"Hyaaaah!!!!" Naruto kembali menyerang. Serangan yang benar-benar tanpa henti.

Blarrr!!!!!!

Batu yang dipijak oleh Tobi hancur berantakan akibat hantaman Naruto.


"Berhasil?"

Tidak. ternyata yang hancur hanyalah batunya. Tiba-tiba saja Tobi muncul dari tanah di bawah Naruto, serta bersiap untuk menyerang.

Buakkk!!!!!
Kipas Tobi menghantam tubuh bagian samping Naruto.
"Sial dia terlalu kuat! Aku bahkan tak bisa memukulnya"

"Batunya menghalangi jalan, sial" Guy yang ada di bawah meloncat melewati bebatuan yang jatuh menuju tempat itu.

"Bee-san!!" Kakashi meminta Bee untuk melakukan sesuatu.
"ya, aku mengerti" Ucap Bee kemudian Kakashi mengalirkan chakra ke kunai yang dibawanya.


Tobi tak henti-hentinya menyerang. Setelah kipas, ia kembali bersiap untuk menggunakan tangannya untuk menyerang.

"Terbang!!!" Saat itu juga, Hachibi melempar Kakashi menuju tempat Tobi berada. menembus bebatuan dengan kunai yang dialiri raikiri, dan kemudian berniat menggunakan itu untuk menusuk Tobi.


"Menembus bebatuan menggunakan raikiri ...
Bagus, kakashi!!" Ucap Guy dalam hati.

Bats!!!

Kakashi melempar kunai yang telah dilapisi chakra listrik itu.

"Terlambat" Tobi benar-benar cepat. lagi-lagi ia membuat dirinya tembus. Dan lebih hebatnya lagi, Setelah padat Tobi menendang dengan cepat kunai itu hingga akhirnya malah mengarah pada Naruto.

"!!!"

"Aku akan melakukan sesuatu pada kunainya, Naruto!
Janga khawatir!!" Kakashi menggunakan kamuinya sekali lagi untuk memindahkan tembakan itu menuju Tobi.

"Apa kau baik-baik saja, kakashi?"
"ya, tapi kalau bahkan serangan itu tidak berakhir, bagaimana bisa kita mengalahkannnya?"

Apakah serangan tadi mengenai Tobi?
Ternyata ia. Topeng Tobi sedikit tergores di bagian pipi kiri ...

------------

Bersambung ke Naruto Chapter 596

Sabtu, 19 Januari 2013

Alur cerita Naruto Chapter 616

Sebelumnya : Naruto Chapter 615

Malam yang tenang, Sasuke telah sampai di tempat yang sudah tak asing lagi, Konoha. Bersama dengan Suigetsu, Juugo, dan Orochimaru, mereka berempat telah masuk kawasan desa. Dan tinggal beberapa langkah lagi, Sasuke akan sampai di tempat tujuannya.


Tak lama setelah sampai, mereka merasakan suatu chakra yang aneh. "Chakra ini ... Apa ini sebenarnya?" pikir Suigetsu. "Mereka semua dapat merasakan chakra ini meski mereka bukan tipe sensor." pikir Orochimaru, "Ini adalah ..."

"Ayo jalan." Sasuke tak peduli tak terus melangkah, "Bawa kami ke sana, Orochimaru." ucapnya. "Huh, ini bahkan tak mengganggunya sama sekali." pikir Orochimaru, dan perjalanan merekapun berlanjut.


Kamis, 09 Mei 2013

Alur cerita Naruto Chapter 629

Sebelumnya : Naruto Chapter 628

Badai melanda medan pertempuran. Apa yang Juubi lakukan telah menciptakan bencana yang luar biasa. Petir menyambar-nyambar, dan ledakkan yang tercipta tak ubahnya seperti ledakan bom atom. Gunung-gunung, buki-bukit, hancur menjadi serpihan kerikil.

"Aku yakin ini sudah cukup untuk membersihkan mereka." ucap Madara yang berlindung di balik Susano'onya. Namun ketika suasana kembali normal, Madara kaget. Meski tampak kesakitan, para shinobi masih bisa bertahan. Chakra yang Naruto berikan tetap melindungi mereka.

"Naruto... melindungi kita lagi..." ucap Chouji dalam hati. Kemudian dari yang rebah akibat serangan tadi, para shnobi kembali berdiri. "Naruto-kun..." Hinata khawatir.


Rabu, 14 November 2012

Alur cerita Naruto Chapter 609

Sebelumnya : Naruto Chapter 608

Kakashi telah menetapkan keputusannya. Ia tak akan membiarkan rekannya mati, ia tak akan membiarkan siapapun menyakiti Naruto, Kakashi akan melindungi muridnya itu.

"Melindungi Naruto?" Obito bertanya, dengan tatapan yang seolah ragu kalau Kakashi benar-benar bisa melakukan hal tersebut. Terlebih, lelaki berpenutup mulut itu sudah tampak kelelahan.

"Aku ... Juga ..." Ucap Gai ikut-ikutan, dengan kondisi yang bahkan jauh lebih memprihatinkan dari Kakashi. Setelah menggunakan jutsu tadi untuk menghalau serangan Susano'o Madara, ia terlihat benar-benar kehabisan tenaga.

"Dia berkata begitu meskipun kondisinya sudah sangat parah, apa semua shinobi Konoha memang seperti itu." Gumam Hachibi.





Rabu, 28 November 2012

Alur cerita Naruto Chapter 611

Sebelumnya : Naruto Chapter 610

Hachibi menembak dengan sekuat tenaga, tepat di depan mata ekor sepuluh.

"Bagus, kenai dia!!" Seru Naruto. Akan tetapi nyatanya, serangan Bijuudama itu malah dengan mudah ditahan oleh Juubi. Mahluk raksasa berekor sepuluh itu dengan santainya menyentil bola itu dengan jari telunjuknya.

"Ada dua lalat di atas kita." Ucap Madara.

Tak hanya menahan, sentilan tadi juga sekaligus mengarah kembali ke Hachibi, yang kemudian membuatnya terpetal, "Ukhh!" Hachibi kesakitan.


Minggu, 23 Desember 2012

Alur cerita Naruto Chapter 614

Sebelumnya : Naruto Chapter 613

"Shikamaru ..." Chouji khawatir akan keadaan Shikamaru. Akan tetapi, pemuda itu tetap tegar dan hanya berkata, "Kita sedang berada dalam pertempuran! Tak perlu ada komentar yang tidak perlu. Kau juga, Ino. Kita semua akan melakukan apa yang ayahku katakan."

Kelihatannya, strategi yang hendak Shikaku beritahukan telah sampai pada mereka.

"A-apa maksud semua ini?" Naruto bertanya-tanya. Kemudian Neji datang padanya dan berkata, "Maksudnya kaulah kunci dari strategi ini."

"Bukan itu! Maksudku, apa yang terjadi pada Shikaku dan Inoichi!?"

Neji terdiam.





Kamis, 02 Agustus 2012

Alur cerita naruto Chapter 596


Sebelumnya : Naruto Chapter 595

Tobi benar-benar sulit untuk dikalahkan. Bahkan dengan Bee, Kakashi, Guy, dan Naruto bersatu melawannya, karakter misterius itu masih belum bisa dilukai sama sekali. Berbagai serangan yang Naruto dkk lancarkan, pada akhirnya hanya mampu sedikit menggores topeng kuatnya.



Kamis, 24 Januari 2013

Alur cerita naruto Chapter 617

Sebelumnya : Naruto Chapter 616

Meski Neji sudah tiada, kenangan akan dirinya terus tersimpan dalam hati teman-temannya. Naruto, Lee, semuanya.

"Percuma saja, Lee." Lee teringat akan kata-kata Neji waktu itu. "Kau tak akan bisa mengalahkanku hanya dengan kerja keras, itu adalah kenyataan. Carilah saingan lain ..."

Neji meremehkan Lee. Sampai kemudian, Neji kalah dalam pertarungan melawan Naruto. "Apa kau menonton pertarungan saat aku kalah tadi? Lee, sampai sejauh ini, apa yang aku miliki ..."

Senin, 19 Agustus 2013

Alur cerita Naruto Chapter 643

Sebelumnya : Naruto Chapter 642

Sama seperti Naruto, Minato juga memiliki Kyuubi di dalam dirinya. Dan saat ini, di alam bawah sadar Minato, Kyuubi yang satunya berbicara padanya. "Apa kau berniat untuk membiarkan putramu menangani kekacauan ini?? Hanya karena kau mengunci setengah diriku di dalam tubuhnya.. kau percaya kalau aku akan menyatukan tangan dengan setengah diriku yang lainnya, kan?"

"Kyuubi.."

"Kematian Kushina bukanlah kesalahanmu.." ucap Kyuubi. "Putramu menjadi jinchuuriki juga bukan merupakan kesalahanmu.. dan tak perlu menyalahkan dirimu sendiri atas apa yang telah terjadi.." lanjutnya.

"Putramu akan mengubah ini semua.." ucap Kyuubi lagi. "Dia bukan lagi bayi kecil seperti waktu itu." lanjutnya. "Tidak lama lagi.."