Sabtu, 05 Oktober 2013

Alur Cerita Naruto Chapter 648

Sebelumnya : Naruto Chapter 647

Semua Ninja: "..."
Naruto: "[Aku tak ingin menyesal... Aku tak ingin berpikir 'Harus melakukan itu' {mungkin maksudnya tidak akan menyerah} "

Hinata: "Naruto-kun..."

Naruto: "Dan aku tak ingin apa yang sudah kita lakukan..."
(Terlihat Naruto Bijuu Mode dan Sasuke Susanoo bersebelahan)
Naruto: "...menjadi sia-sia!"
 

 

  Naruto Chapter 648 - Impian Seorang Shinobi


Rabu, 18 September 2013

Alur cerita Naruto Chapter 647

Sebelumnya : Naruto Chapter 646

(Terlihat Juga Bee yang memegang Samehada sedang memparhatikan dan melihat ke arah Pohon raksasa itu)
SFX: Jreennnggg!
(Diperlihatkan Obito berdiri Full Body)
Obito: "Diamlah disitu, segala penderitaan kalian akan segara berakhir..."


#Bunga dari keputusasaan sudah mekar, dan menghadap kebulan..!!

Naruto Chapter 647 - Penyesalan


Kamis, 12 September 2013

Alur cerita Naruto Chapter 646

Sebelumnya : Naruto Chapter 645

(Keluar sesosok monster besar besar dari punggung Obito)

Naruto/Minato: "??!"

Hashirama/Madara: "!??"

(Halaman terakhir)
Madara: :Apa dia hendak memulai Mugen Tsukyomi??"

 Naruto Chapter 646 - Shinju (Pohon Dewa)

Kamis, 05 September 2013

Alur cerita Naruto Chapter 645

Sebelumnya : Naruto Chapter 644

Minato: "Aku benar-benar ingin mengobrol denganmu... labih lama lagi."

Naruto: (menjawab dengan tegas) "Laki-laki tidak membuang waktu untuk mengobrol!" Kita sudah melakukannya cukup melalui pandangan! Lagi pula aku sudah... Mendapat kesempatan untuk bertemu dengan chakra ibu..."

(Minato teringat saat ia bersama Kushina sekarat, saat Kuashina juga berkata ingin lebih banyak lagi mengobrol dengan Naruto)
Naruto: "Kau sama dengan ibu! Aku sudah mengerti semua itu! Semua yang ingin kalian katakan padaku!!"

Naruto Chapter 645 - Dua Kekuatan

Kamis, 29 Agustus 2013

Alur cerita Naruto Chapter 644

Sebelumnya : Naruto Chapter 643

(Minato senang, dalam hati ia bicara pada Kushina)

Minato: "[Naruto kecil kita telah tumbuh, menjadi dewasa dan kuat.. Kushina..]"

(Dan akhirnya kekuatan merekapun digabungkan.)

Minato: "Ayo!!" (teriak)

(Dua belah tubuh Kyuubi juga pada akhirnya akan kembali menyatukan kekuatan.)


Naruto Chapter 644 - Aku Tahu




Kamis, 22 Agustus 2013

Naruto Chapter 644.. Rilis minggu depan!!

Selamat siang teman-teman, kita bicarakan mengenai Naruto chapter 644. Sepertinya tidak akan rilis Rabu hari ini. Tidak ada jadwal yang menentu kapan Naruto Chapter akan rilis. Memang Manga Naruto biasanya rilis Hari Rabu dan akan berubah sewaktu-waktu. Dalam hal ini yaitu Naruto 644 jadwalnya akan terganggu mengingat sudah pukul 14:00 Rabu hari ini belum kunjung rilis. Memang Jadwal minggu-minggu ini terganggu karena adanya festifal Obon di jepang.
Banyak info di berbagai Forum Naruto mengatakan minggu ini tidak akan ada Naruto Chapter 644, sungguh kabar yang menyedihkan dan mengecewakan. Beberapa forum Naruto ternama seperti Mangahelpers dan NarutoBase mengatakan tidak ada Naruto Chapter minggu ini.

Senin, 19 Agustus 2013

Fakta dan Pembahasan Naruto Chapter 643


Naruto Chapter 643 Color Deviantart

Naruto Chapter 643 ini bercerita tentang Rencana Obito yang akan memghancurkan seluruh Shinobi yang ada di medan perang saat ini. Ia menciptakan sebuah bunga yang dapat menembakan 4 Bijuudama sekaligus,  lalu ia juga membuat sebuah penghalang yang sangat besar, agar bisa menjebak seluruh aliansi di dalamnya, dan agar Bijuudama itu tidak bisa dialihkan ke tempat lain. Diahalaman terakhir juga terliaht Naruto dan Kyuubi ditubuh Naruto yang sedang toss dengan Minato dan Kyuubi di tubuh Minato. Berikut fakta dan pembahasan Naruto Chapter 643

Alur cerita Naruto Chapter 643

Sebelumnya : Naruto Chapter 642

Sama seperti Naruto, Minato juga memiliki Kyuubi di dalam dirinya. Dan saat ini, di alam bawah sadar Minato, Kyuubi yang satunya berbicara padanya. "Apa kau berniat untuk membiarkan putramu menangani kekacauan ini?? Hanya karena kau mengunci setengah diriku di dalam tubuhnya.. kau percaya kalau aku akan menyatukan tangan dengan setengah diriku yang lainnya, kan?"

"Kyuubi.."

"Kematian Kushina bukanlah kesalahanmu.." ucap Kyuubi. "Putramu menjadi jinchuuriki juga bukan merupakan kesalahanmu.. dan tak perlu menyalahkan dirimu sendiri atas apa yang telah terjadi.." lanjutnya.

"Putramu akan mengubah ini semua.." ucap Kyuubi lagi. "Dia bukan lagi bayi kecil seperti waktu itu." lanjutnya. "Tidak lama lagi.."


Rabu, 29 Mei 2013

Alur cerita Naruto Chapter 632

Sebelumnya : Naruto Chapter 631

Sasuke dan ketiga hokage lainnya akhirnya sampai di medan pertempuran. Dan secara mengejutkan, Sasuke mendeklarasikan keinginannya untuk menjadi seorang Hokage. Namun tentu saja, Naruto tak mau kalah. Dan dengan ikut sertanya Sakura, anggota tim 7 telah kembali berkumpul.

"Ayo maju, Sakura-chan, Sasuke!!" tekad Naruto semakin menggebu setelah anggota timnya yang lama terpisah telah kembali. "Ya!!" tekad Sakura pun telah bulat juga. Dan tentunya, Sasuke, "Yah!!" seru pemuda dari klan Uchiha tersebut.

"Bukankah ini terasa seperti nostalgia, Shikamaru?" ucap Ino. "Yah, bagaimanapun kita harus mengalahkan musuh yang ada di depan kita, jadi mau bagaimana lagi. Meski kurasa aku belum bisa mengakuinya." ucap Shikamaru.

"Sudah lama sekali ya sejak kita semua bersama, aku jadi teringat dengan ujian Chuunin dulu." ucap Chouji. "Aku akan menjadi Hokage!!" ucap Kiba juga. "Hei hei, apa kalian mendengarkanku!??"

Rabu, 22 Mei 2013

Alur cerita Naruto Chapter 631

Sebelumnya : Naruto Chapter 630

"Siapa dia?" Sakura bertanya-tanya. Di versi manga, ini adalah pertama kalinya Sakura melihat langsung ayah Naruto tersebut. Minato datang dan memindahkan serangan Juubi jauh ke seberang pulau sana, membuat serangan itu meledak di tempat yang sepi dari kehidupan manusia.

"Aku adalah Minato Namikaze, kalian bersiaplah untuk menghadapi ledakan." ucap Minato. "Eh??" Sakura dan Naruto bertanya-tanya. Dan tak lama kemudian, Booomb!!!!!! meski sudah dibawa kekejauhan, ledakkan dari bijuudama Juubi tetap berefek sampai ke tempat itu. Meski tentu saja, efeknya tak terlalu parah.



"Apa itu!!?" beberapa shinobi masih bertanya-tanya. "Aku mengirim serangan Juubi ke laut." jelas Minato. "Itu..." Sakura melihat ke arah wajah Minato. "Matanya... dia Edo Tensei!" pikir Sakura. kemudian bertanya, "Kau..."

Minggu, 19 Mei 2013

Alur cerita Naruto Chapter 630

Sebelumnya : Naruto Chapter 629

"Aku tak memiliki apapun di sini selain rasa sakit." ucap Obito sambil memperlihatkan lubang di dada kirinya. "Apa inti dari itu semua? Itulah kenapa aku kesal dengan semuanya. Tidakkah kau juga sudah menderita cukup lama? Di depan makam Rin... di depan makamku..."

Kakashi hanya bisa terdiam, dan mengingat sosok mantan sahabat kecilnya itu. "Kakashi, tak apa." ucap Obito lagi. "Kau tak perlu menahan rasa sakit itu lagi." lanjutnya.

"Rin ada di sini. Aku menyukaimu, Kakashi."

Tiba-tiba muncul sosok Rin dan Obito di sebelah kanan dan kiri Kakashi. Obito menggunakan genjutsunya untuk memunculkan dua sosok kenangan tersebut. "Lihatlah apa yang kau harapkan. Di dunia ilusi ini, kau bisa memiliki apapun. Lubang di hatimu, akan bisa tertutup lagi..."

Kamis, 09 Mei 2013

Alur cerita Naruto Chapter 629

Sebelumnya : Naruto Chapter 628

Badai melanda medan pertempuran. Apa yang Juubi lakukan telah menciptakan bencana yang luar biasa. Petir menyambar-nyambar, dan ledakkan yang tercipta tak ubahnya seperti ledakan bom atom. Gunung-gunung, buki-bukit, hancur menjadi serpihan kerikil.

"Aku yakin ini sudah cukup untuk membersihkan mereka." ucap Madara yang berlindung di balik Susano'onya. Namun ketika suasana kembali normal, Madara kaget. Meski tampak kesakitan, para shinobi masih bisa bertahan. Chakra yang Naruto berikan tetap melindungi mereka.

"Naruto... melindungi kita lagi..." ucap Chouji dalam hati. Kemudian dari yang rebah akibat serangan tadi, para shnobi kembali berdiri. "Naruto-kun..." Hinata khawatir.


Kamis, 25 April 2013

Alur cerita Naruto Chapter 628

Sebelumnya : Naruto Chapter 627

Bersama dengan Juubi yang mereka pijaki, Madara dan Obito terus menyerang. "Katon: Gouka Mekkayu!!" Madara menembakkan semburan apinya. "Katon: Bakufuu Ranbu!!!" begitu pula dengan Obito. Meski namanya berbeda, dua serangan api itu tak jauh berbeda, besar dan menyapu habis para shinobi aliansi.

Shinobi aliansi terkena serangan, namun berkat chakra Kyuubi, luka yang mereka alami tidaklah terlalu fatal. "Ukkh... terimakasih." ucap salah seorang shinobi. "Tanpa chakra Naruto, tubuh kami pasti sudah menjadi daging bakar." pikir Chouji.

Madara dan Obito tak berhenti menyerang. Kali ini mereka mengaktifkan RInengan dan Mangekyou Sharingannya. Madara memunculkan Susano'o, sementara Obito menembakkan kunai-kunai dan shuriken dari dimensi lain.




Kamis, 11 April 2013

Alur cerita Naruto Chapter 627

Sebelumnya : Naruto Chapter 626

Hashirama telah selesai dengan dongeng masa lalunya, lalu bagaimanakah reaksi Sasuke? "Shinobi adalah orang yang memikul beban untuk memperoleh tujuan mereka..."

"Tujuanku adalah untuk membangun desa, tapi Madara telah menemukan hal lain." ucap Hashirama, "Apa yang di awal Orochimaru katakan, aku tak yakin dia maksud dengan Madara hidup kembali dan mencoba untuk memusnahkan shinobi dari dunia ini...."

"Mugen Tsukuyomi." ucap Sasuke. "Desa, Shinobi, negara, orang-orang, semua akan bernasib sama. Semuanya akan terjebak di dalam genjutsunya, dan akan dikendalikan sesuka hatinya. Apa yang kakakku dan adik madara coba untuk lindungi, semua akan menjadi sia-sia."

Minggu, 07 April 2013

Alur cerita Naruto Chapter 626


"Tak ada hubungannya, dan kau tak akan pernah bisa mengerti!!" ucap Madara. "Percuma juga kalau kau ingin mengejarku. Kau tahu sendiri kan, tak ada yang bisa berdiri di belakangku!!"

Setelahnya Madara meninggalkan desa, meninggalkan tempat yang telah mereka capai dan bangun bersama. Di sisi lain, dunia mulai meniru sistem desa Konoha. Mengumpulkan klan shinobi untuk dijadikan aliansi, suatu desa. Mimpi Hashirama dan Madara dulu telah menjadi kenyataan. Anak-anak shinobi tak perlu bertarung lagi, hanya bermain dan belajar. Mereka bisa hidup lama, cukup sampai bisa merasakan bagaimana rasa alkohol.

Minggu, 31 Maret 2013

Alur cerita Naruto Chapter 625

Sebelumnya : Naruto Chapter 624

Hashirama tentu saja kaget ketika mendengar pilihan yang Madara tawarkan. Orang-orang Senju bahkan lebih kaget lagi, dan berkata, "Membunuh adikmu atau membunuh dirimu sendiri, pilihan macam apa itu, hah!?"

Sat! Hashirama memberi aba-aba dengan tangannya supaya mereka diam. Ia ingin memikirkannya sendiri. Tapi, Tobirama tetap berbicara. "Lelaki ini gila." ucapnya. "Apa rencanamu sekarang, kakak?"

"Apa kau akan membunuhku? Atau kau mau bunuh diri seperti omong kosong yang lelaki ini katakan? Bodoh sekali. Jangan dengarkan dia, kakak!"

Tobirama mendesak kakaknya. Tapi secara mengejutkan, Hashirama malah berkata pada madara, "Terimakasih, Madara. Kau memang orang yang simpatik."

Naruto Chapter 625 - Mimpi yang Sebenarnya

Madara memberikan Hashirama dua pilihan, yang artinya ia tak harus membunuh adiknya sendiri. Madara mengerti perasaan seseorang yang memiliki saudara.

"Dengarkan aku, Madara, ini akan menjadi permintaan terakhirku." ucap Hashirama sambil bersiap dengan sebuah kunai di tangannya. Ya. Hashirama melepas jubah perangnya dan akan menusukkan kunai itu ke perutnya sendiri. Hashirama akan bunuh diri.

"Tak hanya dirimu, semua yang ada di klan kita juga harus melakukan hal yang sama. Setelah aku mati, jangan membunuh Madara. Uchiha dan Senju tak boleh saling bertarung satu sama lain lagi. Berjanjilah, demi ayah kalian, dan cucu kalian yang belum lahir. Sampai jumpa..."

Hashirama tersenyum, namun tak bisa ditutupi air matanya metes. Masa-masa yang sempat mereka lalui terlintas, terutama batu yang menjadi tanda pertemuan mereka. Batu yang waktu itu telah mereka buang, secara mengejutkan belum benar-benar terjatuh ke dasar sungai, melainkan masih terapung.

Begitu juga dengan Hashirama kini. Hubungannya dengan Madara yang dia pikir akan segera berakhir, tiba-tiba tersambung kembali. Secara tiba-tiba, Madara memegang tangan Hashirama sesaat sebelum ia menusuk perutnya.

"Sudah cukup. Aku sudah bisa melihat tekadmu..."

Setelah pertempuran yang berlangsung begitu lama, akhirnya Uchiha dan Senju menyatukan kekuatan. Hari itu adalah awal bagi perdamaian antara kedua belah pihak. Bagi Hashirama, hari itu seperti mimpi. Tak akan ada lagi orang yang menjadi korban, tak akan ada lagi anak kecil yang mati...

Setelahnya mereka mulai membangun desa. Kemudiam, mereka juga bekerja sama dengan negara api guna membuat sebuah negara yang damai, yang menganggap negara dan desa berada pada tingkat yang sama. Mimpi sejak kecil Hashirama, akhirnya menjadi kenyataan.

"Apa kau masih ingat?" Hashirama dan Madara dewasa berdiri di puncak bukit batu sambil melihat ke arah desa yang telah mereka bangun. "Saat kita berbicara di sini, saat kita masih anak-anak..."

"Ya.." sahut Madara.

"Kupikir itu hanya mimpi. Aku bisa saja melakukannya kalau aku mau, tapi..."
"Mimpi itu akan menjadi kenyataan." ucap Hashirama. "Kepala shinobi, yang akan melindungi negara api dari bayangan. Hokage ... bagaimana menurutmu?"
"Apa itu?" tanya Madara.
"Negara api meminta agar kita memutuskan seorang pemimpin untuk desa ini. Aku ingin kau menjadi pemimpinnya, menjadi Hokage." ucap Hashirama. "Kau memang sudah tidak memiliki saudara lagi. Tapi, aku ingin kau menganggap semua shinobi yang ada di desa ini sebagai saudaramu. Aku ingin kau menjaga mereka."

"Aku... aku bahkan tak mampu menjaga adikku yang sebenarnya." ucap Madara.
"Ayolah, tak ada waktu untuk menyesali hal itu." ucap Hashirama. "Lalu, selain Uchiha dan Senju, klan Sarutobi dan Shimura juga ingin menjadi rekan kita."

"Mustahil... apa kau serius?"
"Ya. Dan tidak cuma mereka. Selanjutnya desa pasti akan terus tumbuh. Kemudian, kita harus memberi desa ini nama. Apa kau punya ide?"

Madara yang kebetulan sedang membawa daun yang tengahnya berlubang sejenak terdiam. Kemudian melalui lubang di daun itu, ia melihat ke arah desa. Lalu ide muncul, "Desa... yang tersembunyi di balik daun, konoha. Bagaimana menurutmu?"

"..." Hashirama tertunduk suram. "Sederhana sekali... tak ada pelesetannya sama sekali..."

"Hei, istilah Hokage yang kau buat juga sama, kan!?" bentak Madara. "Dan ngomong-ngomong, apa sampai sekarang kau masih suka depresi seperti itu???"

Memang butuh waktu yang lama, tapi saat itu Hashirama merasa kalau pada akhirnya mereka akan bisa menjadi teman yang akrab untuk selamanya.

"Apakah hokage akan selalu berada di desa dan menjaganya?" tanya Madara.
"Ya, tapi tak hanya itu." sahut Hashirama. "Dengan tumbuhnya desa, hokage pasti akan menjadi semakin sibuk. Itulah kenapa aku ingin mengukir wajahmu di batu  besar ini, sebagai simbol kalau kau akan selalu melindungi desa."


Memang butuh waktu yang lama, tapi saat itu Hashirama merasa kalau pada akhirnya mereka akan bisa menjadi teman yang akrab untuk selamanya.

"Apakah hokage akan selalu berada di desa dan menjaganya?" tanya Madara.
"Ya, tapi tak hanya itu." sahut Hashirama. "Dengan tumbuhnya desa, hokage pasti akan menjadi semakin sibuk. Itulah kenapa aku ingin mengukir wajahmu di batu besar ini, sebagai simbol kalau kau akan selalu melindungi desa."

"Apa kau bercanda?"
"Yaah, mungkin aku akan sedikit memodifikasinya, karena wajahmu sedikit menyeramkan." ucap hashirama.

"Ah, jadi kalian di sini..." Tiba-tiba Tobirama datang dan menghampiri mereka. "Kenapa kalian malah sibuk di sini? Pemimpin negara api datang untuk berdiskusi!!" ucapnya.

"Tobirama..." Madara melihat ke arahnya, dan Tobirama membalas dengan tatapan yang masih belum bisa bersahabat.


Selasa, 19 Maret 2013

Alur cerita Naruto Chapter 624

Sebelumnya : Naruto Chapter 623

Tampaknya pihak Uchiha juga memiliki rencana yang sama. Senju Butsuma dan Uchiha Dajima sama-sama terkenal akan kekuatan mereka setelah berbagai pertarungan yang mereka jalani sebelumnya. Dan kini, mereka akan bertarung.

Shinobi dilatih untuk tetap berkepala dingin ketika bertarung. Kalau sampai kau lengah bahkan hanya dalam hitungan detik, maka itu akan menciptakan suatu kemungkinan... kemungkinan bagi lawan untuk mengakhiri hidupmu

Madara dan Hashirama sama-sama berteriak, "Hentikan!!" tapi kedua belah pihak tetap tak mau berhenti. Dan parahnya, orang dewasa sadar kalau anaknya mati di depan mata mereka, hati mereka akan kacau. Jadi dengan kata lain, pemenangnya akan diputuskan berdasarkan siapa yang bisa menyerang duluan.

Butsuma dan Dajima sama-sama melesatkan senjata ke arah Izuna dan Tobirama. Karena seperti apa yang tadi sudah dijelaskan, matinya sang anak akan membuat konsentrasi mereka berkurang.

Minggu, 10 Maret 2013

Alur cerita Naruto Chapter 623

Sebelumnya : Naruto Chapter 622

Meski usianya masih begitu belia, Hashirama kecil sudah bisa berpikir mengenai merubah dunia tempatnya berada, dunia Shinobi yang menurutnya keliru. Selain Hashirama, ternyata ada lagi bocah lain yang berpikir tentang merubah dunia. Bocah itu tak lain adalah Madara. Tapi daripada terkejut atau semacamnya, Hashirama malah berpikir kalau Madara adalah teman yang hebat.

"Yah, aku bisa mengerti dirimu bahkan tanpa melihat bagian dalam dirimu." ucap Madara. "Maksudmu?" Hashirama tak mengerti, dan kemudian Madara berkata, "Lihat saja pakaian dan gaya rambutmu, kau payah."

Yah, mereka memang tidak memiliki pikiran yang sama dalam segala hal. Setelah kejadian itu, mereka terus mengadakan pertemuan-pertemuan, dan tetap tanpa mengungkap nama lengkap mereka.

Pada pertemuan itu, mereka saling bertarung, saling menunjukkan teknik shinobi mereka masing-masing, berlatih untuk menjadi lebih kuat sekaligus bersaing. Madara kecil memukul Hashirama, begitu juga sebaliknya. Mereka saling pukul dan terjatuh.

Rabu, 27 Februari 2013

Alur cerita Naruto Chapter 622

Sebelumnya : Naruto Chapter 621

Madara kecil terlihat kesal karena Hashirma tak kunjung memberitahu namanya. "Kutanya, kamu siapa!?" bentak anak itu. Hashirmapun menjawab, "Namaku Hashirama. Tapi, aku tak bisa menyebutkan nama lengkapku."


Sejenak Madara sempat terdiam, bingung, tapi kemudian ia tak terlalu mempedulikannya. Bocah itu kemudian kembali mengambil batu, dan memasang aba-aba untuk melemparnya ke sungai. "Hashirama, kan, lihat, kali ini aku pasti berhasil!"

Madara kecilpun melemparnya. Melihat gerakkan anak itu, Hashirama kecil berpikir, "Caranya melempar itu batu, dia pasti pintar dalam melempar shuriken."

Namun tetap saja, pada akhirnya lemparan Madara gagal menpai sisi lain dari sungai itu.

Kamis, 21 Februari 2013

Alur cerita Naruto Chapter 621

Sebelumnya : Naruto Chapter 620

Flashback yang menceritakan pertarungan mereka dimulai, Hashirama dan Madara. Mereka bertarung, saling serang dengan jutsu andalan masing-masing. Serangan-serangan tersebut bahkan sampai menciptakan ledakan besar yang terlihat dari langit.


Dari ledakkan itu, tampak dua sosok raksasa yang mengerikan. Hashirama berdiri di atas sesosok mahluk yang terbuat dari elemen kayu, hal yang membuat Madara cukup kaget dan berkata, "Ingin menggunakan Mokuton - Gobi no Jutsu untuk melawan Bijuu?"

Madara sendiri duduk di atas sosok yang lebih mengejutkan. Tak hanya sekedar Kyuubi, melainkan Kyuubi yang tubuhnya sudah dilapisi jubah perang. Ya, Madara melapisi Kyuubi dengan Susanoo.